Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 akan tampil dengan konsep baru yang berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Presiden JFC, Budi Setiawan, Selasa (7/7/2026) mengatakan, perubahan ini merupakan hasil evaluasi untuk menghadirkan pengalaman yang lebih berkesan, sekaligus memperkuat dampak JFC bagi pariwisata dan perekonomian Jember.
Lelaki yang akrab disapa Iwan ini menjelaskan, jika selama ini setiap defile langsung tampil dan berparade secara bergantian, tahun ini seluruh defile akan diawali dengan pertunjukan teatrikal selama sekitar satu jam. Seluruh peserta akan tampil bersama dalam sebuah pertunjukan layaknya opera yang mengangkat kisah perjalanan Dewi Bumi.
Mulai dari keindahan alam, berbagai dinamika yang dihadapi, hingga pesan yang ingin disampaikan pada akhir pertunjukan. Setelah teatrikal selesai, seluruh peserta langsung memasuki rute parade.
Perubahan lainnya adalah keterlibatan tamu VVIP dan wisatawan pemegang tiket kategori satu yang akan diberi kesempatan bergabung di dalam barisan parade, tepat di belakang defile. Iwan menyebut, diperkirakan sekitar 100 hingga 150 tamu akan ikut merasakan langsung atmosfer JFC di sepanjang rute.
Menurut Iwan, konsep ini terinspirasi dari pengalaman tamu pada penyelenggaraan tahun lalu. Mereka mengaku tidak hanya menikmati pertunjukan di panggung utama, tetapi juga merasakan antusiasme masyarakat saat mengikuti jalannya parade.
Bila di depan venue penonton dapat melihat show atau pertunjukan yang spektakuler, maka saat berada di runway parade mereka dapat merasakan soul JFC. Bagaimana suasana antusiasme masyarakat Jember dalam mencintai JFC. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkuat promosi Jember sekaligus membuka peluang kerja sama dan investasi melalui JFC.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.