Universitas Jember menjadi tuan rumah Kontes Robot ABU Indonesia atau KRAI 2026 yang diikuti 28 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia. Rangkaian kegiatan berlangsung sejak 9 Juli dan akan mencapai puncaknya pada Minggu, 12 Juli 2026.
Menjelang babak final, Sabtu (11/7/2026) seluruh peserta menjalani running test untuk memastikan robot yang dikembangkan siap bertanding. Dalam sesi tersebut, setiap tim melakukan simulasi perlombaan dengan menyelesaikan berbagai tantangan. Penilaian didasarkan pada kecepatan waktu serta jumlah tantangan yang mampu diselesaikan secara tepat dan presisi.
Ketua Dewan Juri KRAI 2026, Prof. Benyamin Kusumo Putro dari Universitas Indonesia menjelaskan, kompetisi ini bukan sekadar adu kecanggihan teknologi, tetapi juga menguji kemampuan peserta dalam merancang sistem robotik yang mampu menjalankan berbagai tugas secara akurat sesuai perintah yang diprogramkan.
Menurutnya, kemampuan robot melakukan gerakan presisi, seperti mengambil objek atau menjalankan pekerjaan di lingkungan yang berisiko tinggi dan sulit dijangkau manusia, menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Di balik itu, para mahasiswa juga dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, menuangkan gagasan, bekerja sama dalam tim, serta menemukan solusi atas berbagai persoalan teknis selama proses pengembangan robot.
Melalui ajang ini diharapkan lahir inovator muda yang tidak hanya unggul dalam bidang teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan kolaborasi dan pemecahan masalah. Satu tim terbaik nantinya akan dipilih untuk mewakili Indonesia pada kontes robot ABU tingkat internasional yang dijadwalkan berlangsung di Hong Kong pada Agustus mendatang.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.