TUJUH KECAMATAN DI JEMBER RAWAN KEKERINGAN, WARGA DIMINTA HEMAT AIR

TUJUH KECAMATAN DI JEMBER RAWAN KEKERINGAN, WARGA DIMINTA HEMAT AIR

TUJUH KECAMATAN DI JEMBER RAWAN KEKERINGAN, WARGA DIMINTA HEMAT AIR

BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kekeringan ekstrem pasca berakhirnya musim penghujan.

 

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan deteksi dini terhadap sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Setidaknya terdapat tujuh kecamatan yang masuk kategori rawan, di antaranya Tempurejo, Kalisat, Sumbersari, dan Patrang.

 

Menurut Edy, memasuki musim kemarau, ancaman bencana tidak hanya kekeringan, tetapi juga kebakaran hutan dan lahan. Salah satu wilayah yang perlu diwaspadai adalah Kecamatan Wuluhan yang memiliki potensi kerawanan cukup tinggi.

 

BPBD Jember mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Pasalnya, kondisi cuaca kering disertai angin kencang dapat menyebabkan api dengan cepat merembet ke area lain dan memicu kebakaran yang lebih luas.

 

Untuk mengantisipasi kekeringan, BPBD telah menyiapkan berbagai perangkat pendukung serta memperkuat koordinasi hingga tingkat kecamatan. Masyarakat diminta segera melapor jika mulai terjadi kekeringan di wilayahnya, agar dapat dilakukan asesmen cepat dan langkah penanggulangan secara tepat.

 

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mulai menghemat penggunaan air serta menjaga sumber-sumber air yang ada, guna mengantisipasi dampak kekeringan berkepanjangan.

 

BPBD memastikan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk meminimalisir risiko bencana selama musim kemarau berlangsung.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio