TANPA NAIKKAN PAJAK PAD JEMBER Rp1 TRILIUN, KINI GILIRAN UMKM DAPAT SUNTIKAN PROGRAM BARU

TANPA NAIKKAN PAJAK PAD JEMBER Rp1 TRILIUN, KINI GILIRAN UMKM DAPAT SUNTIKAN PROGRAM BARU

TANPA NAIKKAN PAJAK PAD JEMBER Rp1 TRILIUN, KINI GILIRAN UMKM DAPAT SUNTIKAN PROGRAM BARU

Bupati Jember Muhammad Fawait menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menggerakkan perekonomian daerah pada 2026 hingga 2027. Langkah tersebut dilakukan setelah Pemkab Jember berhasil membukukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menembus Rp1 triliun pada 2025 tanpa menaikkan pajak.

Menurut Gus Fawait, Kamis (25/6/2026), salah satu program prioritas yang kini tengah disiapkan adalah pembangunan Jember Foodstreet, yakni kawasan kuliner terpadu yang ditargetkan rampung tahun ini. Kawasan tersebut disiapkan sebagai ruang usaha yang lebih representatif bagi pedagang kaki lima dan pelaku UMKM, sehingga dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, Pemkab Jember juga akan melanjutkan program Mlijo Cinta. Program ini berupa bantuan peralatan usaha sekaligus penguatan daya saing bagi para pedagang keliling, agar usaha mereka bisa berkembang dan lebih kompetitif.

Tak hanya itu, memasuki tahun 2027 pemerintah daerah juga merencanakan pemberian subsidi bunga pinjaman bagi pelaku UMKM, PKL, hingga pedagang mlijo. Langkah ini disiapkan untuk memperluas akses permodalan yang sehat dan terjangkau, sekaligus menghindarkan pelaku usaha kecil dari jeratan bunga pinjaman yang tinggi.

Bupati Fawait berharap seluruh program penguatan ekonomi tersebut dapat terakomodasi dalam pembahasan Perubahan APBD Tahun 2026 dan juga Rancangan APBD Tahun 2027. Ia optimistis, capaian PAD Jember yang menembus Rp1 triliun tanpa kenaikan pajak dapat menjadi fondasi kuat untuk menopang pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di kawasan Sekarkijang.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio