ANGGARAN MENYUSUT DRASTIS, BPBD JEMBER UNGKAP CARA TETAP SIAGA 24 JAM

ANGGARAN MENYUSUT DRASTIS, BPBD JEMBER UNGKAP CARA TETAP SIAGA 24 JAM

ANGGARAN MENYUSUT DRASTIS, BPBD JEMBER UNGKAP CARA TETAP SIAGA 24 JAM


Penyesuaian anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember dipastikan tidak mengganggu penanganan bencana di lapangan. Meski anggaran BPBD Jember tahun 2026 turun cukup signifikan menjadi sekitar Rp7,5 miliar dan hingga pertengahan Juni realisasi anggarannya telah mencapai 52 persen.

Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo, kepada K Radio, Rabu (24/6/2026) memastikan, kondisi tersebut tidak menjadi hambatan bagi BPBD dalam menjalankan tugas penanganan bencana. Menurutnya, sejak Januari pihaknya tetap bekerja normal menangani berbagai kejadian bencana dengan anggaran yang tersedia.

Sepanjang Januari hingga pertengahan Juni 2026, BPBD Jember telah menangani 276 kejadian. Sebanyak 243 diantaranya merupakan bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Sementara 33 kejadian lainnya merupakan bencana non alam, mulai dari kebakaran hingga kecelakaan laut dan sungai.

Memasuki musim kemarau, BPBD mencatat tren kejadian mulai bergeser ke kasus kebakaran akibat kompor gas, tungku, maupun penyebab lainnya. Ancaman pohon tumbang juga masih terjadi di sejumlah titik.

Meski lebih dari separuh anggaran telah terserap, BPBD Jember menegaskan tetap memiliki cadangan pendanaan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana besar. Pemerintah Kabupaten Jember telah menyiapkan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp15 miliar untuk penanganan kondisi darurat. 

Selain itu, BPBD Jember juga dapat mengakses bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur maupun BNPB jika status tanggap darurat ditetapkan. Hingga saat ini, situasi kebencanaan di Jember dipastikan masih aman dan terkendali.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio