Pemerintah Kabupaten Jember optimistis proses seleksi calon direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berjalan objektif dan profesional. Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, Sabtu (25/4/26) menegaskan hal tersebut menyusul dibentuknya panitia seleksi atau pansel yang melibatkan unsur eksternal, termasuk kalangan akademisi.
Menurut Helmi, pembentukan pansel ini bertujuan untuk menghasilkan kandidat yang kompeten serta melahirkan direktur BUMD yang profesional dan berintegritas. Ia menjelaskan, keterlibatan akademisi dari Universitas Airlangga dan Universitas Jember menjadi salah satu upaya menjaga objektivitas dalam proses penilaian.
Helmi meyakini, para akademisi yang tergabung dalam pansel akan bekerja secara independen dan tidak akan membohongi hati nuraninya dalam menilai para kandidat.
Meski demikian, ia tidak menampik adanya kandidat yang berasal dari unsur internal, termasuk yang memiliki latar belakang sebagai anggota TP3D.
Namun Helmi memastikan, hal tersebut tidak akan mempengaruhi proses seleksi. Ia menjamin seluruh peserta akan dinilai secara objektif berdasarkan kompetensi dan kemampuan masing-masing.
Adapun posisi yang saat ini masih kosong dan akan diisi melalui seleksi tersebut meliputi Direktur Utama PDP Kahyangan, Direktur Umum, serta Direktur Keuangan.
Dengan komposisi pansel yang melibatkan pihak eksternal, Pemkab Jember berharap proses seleksi ini mampu menghasilkan pimpinan BUMD yang benar-benar berkualitas serta mampu mendorong kinerja perusahaan daerah ke arah yang lebih baik.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.