Pemerintah Kabupaten Jember terus berinovasi dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Salah satunya melalui terobosan Mall Pelayanan Publik Mini atau yang disebut Pemkab Mini oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait.
Program ini menjadi solusi atas kendala jarak yang selama ini dihadapi warga, khususnya di wilayah pelosok. Dengan kondisi geografis Jember yang luas, banyak masyarakat harus menempuh perjalanan hingga berjam-jam ke pusat kota hanya untuk mengurus administrasi.
Melalui Pemkab Mini, layanan kini dihadirkan lebih dekat ke tengah masyarakat. Sabtu (25/4/26), Gus Fawait menegaskan, langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh warga.
Sejumlah kecamatan dipilih sebagai titik layanan, di antaranya Jombang, Tanggul, dan Mayang. Lokasi tersebut mewakili wilayah barat hingga timur Jember, sehingga mampu menjangkau masyarakat di berbagai penjuru. Sementara itu, Kecamatan Kalisat juga disiapkan untuk memperluas cakupan layanan ke wilayah utara.
Pemkab Mini dirancang sebagai layanan terpadu satu pintu. Masyarakat dapat mengurus berbagai keperluan, mulai dari perizinan, administrasi kependudukan, pembaruan data bantuan sosial, hingga pembayaran pajak daerah, tanpa harus datang ke kantor dinas di pusat kota.
Dengan inovasi ini, masyarakat diharapkan dapat menghemat waktu dan biaya, sekaligus merasakan kehadiran pemerintah yang lebih dekat dan responsif.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.