JEMBER SIAGA 1 KEKERINGAN, LEBIH DARI 1.000 KK TERDAMPAK

JEMBER SIAGA 1 KEKERINGAN, LEBIH DARI 1.000 KK TERDAMPAK

JEMBER SIAGA 1 KEKERINGAN, LEBIH DARI 1.000 KK TERDAMPAK

Kabupaten Jember saat ini menetapkan status siaga 1 kekeringan, setelah musim kemarau berdampak pada sedikitnya 8 kecamatan dan lebih dari 1.000 kepala keluarga.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, Selasa (1/9/26) mengatakan, hingga saat ini BPBD telah mendistribusikan 507.500 liter air bersih melalui 103 kali pengiriman. Menurut Edy, distribusi air dilakukan secara bergilir berdasarkan hasil asesmen di lapangan. Pengiriman dapat dilakukan setiap dua, tiga, hingga empat hari sekali, menyesuaikan kebutuhan warga terdampak.

BPBD Jember mengerahkan satu armada tangki kapasitas 5.000 liter ditambah masing-masing satu armada dari PDAM, Dinas Perkim, dan PMI untuk mendukung penyaluran air bersih.

Edy menjelaskan, kekeringan telah terjadi di sejumlah wilayah yang sebelumnya masuk zona merah maupun kuning berdasarkan pemetaan BMKG. Empat kecamatan zona merah, yakni Kalisat, Rambipuji, Patrang, dan Sumbersari, telah terdampak kekeringan. Sementara dari zona kuning, Silo dan Pakusari juga mengalami kekeringan.

Bahkan, kekeringan juga ditemukan di Desa Banjarsari, Kecamatan Bangsalsari, dan Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, yang sebelumnya masuk zona hijau. Khusus di Panduman, kekeringan dipengaruhi persoalan teknis, seperti kebocoran jaringan pipa dan mesin pompa yang sempat mati. Setelah dilakukan perbaikan, distribusi air dihentikan dan empat tandon BPBD ditarik.

Edy menyebut, berdasarkan perkembangan cuaca, musim kemarau berpotensi berlangsung hingga September atau Oktober 2026.

Selain kekeringan, BPBD juga menangani sejumlah kebakaran hutan dan lahan. Tercatat tiga kawasan hutan dan sepuluh kawasan lahan telah ditangani akibat karhutla. BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama selama kondisi kemarau masih berlangsung.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio