TAK PUNYA KK, BALITA SAKIT INI NYARIS TAK BISA BEROBAT, NING GHYTA LANGSUNG BERTINDAK

TAK PUNYA KK, BALITA SAKIT INI NYARIS TAK BISA BEROBAT, NING GHYTA LANGSUNG BERTINDAK

TAK PUNYA KK, BALITA SAKIT INI NYARIS TAK BISA BEROBAT, NING GHYTA LANGSUNG BERTINDAK

Suara langkah kaki menyusuri jalan desa yang sempit dan berdebu mengiringi rangkaian kegiatan Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Senin (29/6/2026).

Di sela kegiatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, melakukan home visit ke rumah-rumah warga. Dari sebuah rumah sederhana di pelosok desa, ia menemukan potret nyata masih adanya warga yang belum sepenuhnya menikmati layanan dasar pemerintah.

Seorang ibu muda tampak menggendong anaknya yang sedang sakit. Dengan wajah penuh kecemasan, ia mengaku belum berani membawa sang anak berobat karena terkendala biaya. Kondisi itu semakin rumit lantaran anaknya belum tercatat dalam Kartu Keluarga dan belum memiliki dokumen administrasi kependudukan.

Bagi sebagian masyarakat, dokumen kependudukan mungkin dianggap sebagai hal yang biasa. Namun di sejumlah wilayah pelosok, masih ada warga yang belum memahami bahwa identitas kependudukan merupakan pintu utama untuk mengakses berbagai layanan publik.

Melihat kondisi tersebut, Ning Ghyta langsung memberikan edukasi kepada keluarga itu mengenai pentingnya administrasi kependudukan. Ia menjelaskan bahwa identitas resmi menjadi syarat untuk memperoleh berbagai layanan pemerintah, termasuk fasilitas kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC), sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan medis tanpa terbebani biaya.

Tak berhenti pada edukasi, Ning Ghyta juga meminta Ketua TP PKK Kecamatan segera membawa anak tersebut ke puskesmas agar mendapatkan penanganan medis secepatnya. Sementara itu, proses pengurusan dokumen kependudukan sang anak diminta segera difasilitasi hingga tuntas.

Kisah sederhana di sudut Desa Cumedak ini menjadi pengingat bahwa masih ada warga yang belum tersentuh layanan dasar akibat keterbatasan informasi maupun belum memiliki dokumen kependudukan. Melalui program Bunga Desaku, Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, agar tidak ada lagi warga yang tertinggal dalam memperoleh hak-haknya sebagai warga negara.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio