SMART FEEDER UNEJ BIKIN PAKAN IKAN LEBIH TERATUR, EFEKTIVITAS PANEN NAIK 25 PERSEN

SMART FEEDER UNEJ BIKIN PAKAN IKAN LEBIH TERATUR, EFEKTIVITAS PANEN NAIK 25 PERSEN

SMART FEEDER UNEJ BIKIN PAKAN IKAN LEBIH TERATUR, EFEKTIVITAS PANEN NAIK 25 PERSEN

Warga Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, Jember, kini lebih mudah mengelola kolam ikan setelah mendapat dukungan teknologi dari mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Jember atau UNEJ. Melalui pengembangan alat pakan ikan otomatis (smart feeder) berbasis IoT.

Ahmadi, warga Desa Gugut sekaligus pemilik kolam ikan, Jumat (28/8/2026) mengatakan, dengan adanya inovasi smart feeder membantu mengatasi kendala pemberian pakan yang sebelumnya dilakukan secara manual.

Menurutnya, pemberian pakan ikan dilakukan dua kali sehari, yakni pukul 7 pagi dan 4 sore. Namun, pada pagi hari, pemberian pakan kerap terlambat karena anak pemilik kolam yang bertugas memberi pakan juga harus bekerja. Keterlambatan tersebut dinilai turut memengaruhi pertumbuhan ikan.

Kini, pakan yang sudah dimasukkan ke dalam alat dapat diberikan hanya dengan menekan tombol melalui aplikasi. Sehingga, saat waktunya pemberian pakan, Ahmadi tidak harus datang ke kolam dan membawa pakan dari rumah.

Sistem tersebut membuat pemberian pakan menjadi lebih teratur. Ahmadi menilai, kondisi ini berpotensi mempercepat pertumbuhan ikan karena kebutuhan pakan dapat diberikan sesuai jadwal.

Selain otomatisasi pakan, smart feeder yang dikembangkan mahasiswa Fakultas Teknik UNEJ juga dilengkapi sensor suhu air, kadar keasaman atau pH, serta sensor untuk mengetahui sisa makanan.

Data sensor terhubung dengan website yang bisa diakses melalui telepon seluler, sehingga kondisi kolam dapat dipantau tanpa harus selalu datang langsung ke lokasi.

Ahmadi menyebut, inovasi tersebut masih terbuka untuk dikembangkan. Saat ini, ia memiliki 26 kolam, sehingga ke depan alat smart feeder diharapkan dapat dikembangkan untuk mengatur pemberian pakan pada tiga hingga empat kolam sekaligus.

Sementara itu, Ketua Tim PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Vokasi Elektronika, Raditya Pratama, mengatakan, inovasi tersebut merupakan upaya mahasiswa UNEJ mendorong pengelolaan kolam warga agar lebih praktis, efisien, dan berbasis teknologi. Menurut hasil kajian, alat yang dikembangkan ini mampu meningkatkan efektivitas panen ikan hingga 25 persen.(thn) 

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio