SAMARA x PQN 2026 PERKUAT EKOSISTEM HALAL MELALUI SINERGI PESANTREN DAN GENERASI MUDA

SAMARA x PQN 2026 PERKUAT EKOSISTEM HALAL MELALUI SINERGI PESANTREN DAN GENERASI MUDA

SAMARA x PQN 2026 PERKUAT EKOSISTEM HALAL MELALUI SINERGI PESANTREN DAN GENERASI MUDA

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar Semarak Ekonomi Syariah Sekarkijang atau SAMARA x Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 pada 14 - 15 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Road to Festival Ekonomi Syariah Jawa 2026.

Rangkaian kegiatan meliputi seminar nasional, showcase UMKM dan QRIS Experience, Lomba DAI, fashion show, penyerahan sertifikat kompetensi kepada Juleha serta hasil fasilitasi sertifikasi halal bagi UMKM dan RPU/RPH, business matching pembiayaan syariah, hingga Tabligh Akbar.

Dalam Seminar Nasional di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, para narasumber menekankan pentingnya memperkuat ekosistem halal dari hulu hingga hilir. Pesantren dinilai memiliki posisi strategis sebagai pusat literasi, kewirausahaan, produksi, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.

Mengawali rangkaian seminar, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, mengapresiasi sinergi Bank Indonesia dan pesantren dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah (EKSyar). Ia menilai potensi ekonomi halal perlu diiringi penguatan peran masyarakat Muslim, tidak hanya sebagai konsumen, tetapi juga sebagai produsen, pengusaha, dan pencipta nilai tambah.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan kolaborasi agar pengembangan EKSyar tidak berhenti pada seremoni, melainkan berlanjut pada penguatan sumber daya manusia, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selanjutnya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Iqbal Reza Nugraha, menegaskan bahwa pengembangan ekonomi halal membutuhkan sinergi, inovasi, standardisasi, digitalisasi, pembiayaan, literasi, dan perluasan akses pasar.

Menurutnya, saat ini kita membutuhkan perubahan dari halal awareness menuju halal lifestyle, dan dari halal lifestyle menuju halal economy.

Sementara itu, generasi muda didorong tidak hanya menjadi konsumen produk halal, tetapi juga berperan sebagai entrepreneur, profesional, inovator, dan pencipta solusi bagi industri halal.

Secara kumulatif, sejumlah capaian turut dicatat dalam rangkaian SAMARA 2026. Literasi ekonomi syariah melibatkan lebih dari 620 peserta, sertifikasi halal menjangkau lebih dari 50 UMKM serta RPU/RPH, dan 25 Juleha memperoleh sertifikasi kompetensi BNSP. Business matching pembiayaan syariah mencapai sekitar Rp1,7 miliar, sementara lebih dari 500 UMKM terlibat dalam berbagai program.

Selama 14 -15 Agustus 2026, penjualan UMKM peserta yang terpantau mencapai Rp188 juta. Integrasi dengan PQN juga mendorong semakin luasnya pemanfaatan QRIS sebagai metode pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.

Melalui SAMARA x PQN 2026, Bank Indonesia berharap sinergi pesantren, pemerintah, UMKM, lembaga keuangan, dan generasi muda semakin kuat untuk mengubah potensi halal lifestyle menjadi kekuatan halal economy yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan menuju FESyar Jawa 2026.

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio