JEMBER “MINIMARKET BENCANA”, BPBD TARGETKAN DESTANA TERBENTUK DI 248 DESA TAHUN INI

JEMBER “MINIMARKET BENCANA”, BPBD TARGETKAN DESTANA TERBENTUK DI 248 DESA TAHUN INI

JEMBER “MINIMARKET BENCANA”, BPBD TARGETKAN DESTANA TERBENTUK DI 248 DESA TAHUN INI

Kabupaten Jember dinilai memiliki potensi bencana yang cukup lengkap, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung. Kondisi ini membuat Jember kerap disebut sebagai minimarket bencana.

Menyikapi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember menargetkan pembentukan Desa Tangguh Bencana atau Destana di seluruh 248 desa dan kelurahan dapat dirampungkan pada tahun ini.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, Sabtu (17/1/26) mengatakan, hingga saat ini Destana yang telah terbentuk masih berjumlah 124 desa dan kelurahan, atau sekitar separuh dari total wilayah administrasi yang ada di Kabupaten Jember.

Untuk menuntaskan target tersebut, BPBD Jember pada tahun ini terus mendorong pembentukan organisasi Destana, sekaligus memberikan pelatihan kesiapsiagaan dan kedaruratan bencana, khususnya di wilayah-wilayah yang rawan terjadi bencana.

Selain pelatihan, BPBD juga akan menyalurkan bantuan peralatan darurat atau emergency equipment kepada Destana, agar para relawan dapat bergerak cepat saat terjadi bencana, baik dalam proses evakuasi, pertolongan pertama, maupun pelaporan kondisi di lapangan.

Edy menilai, sejauh ini peran Destana cukup aktif dan efektif dalam membantu penanganan bencana di Jember. Hal ini sangat penting, mengingat kondisi geografis Jember yang memiliki banyak titik rawan bencana, seperti daerah aliran sungai yang rawan banjir, kawasan perbukitan rawan longsor, serta wilayah terbuka yang rentan angin puting beliung.

Dalam waktu dekat, BPBD Jember juga berencana mengundang seluruh relawan kebencanaan yang ada di Kabupaten Jember. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi sekaligus membangkitkan kembali semangat kemanusiaan para relawan di lapangan.

Menurut Edy, kunci utama kesiapsiagaan bencana adalah deteksi dini, pelaporan yang cepat, serta penanganan yang cepat dan tepat. Dengan kesiapsiagaan tersebut, proses penyelamatan dan penanganan korban bencana dapat dilakukan secara maksimal.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio