Pemerintah Kabupaten Jember segera meluncurkan layanan homecare untuk menghadirkan Dokter Keluarga yang menyasar antara 50 hingga 100 ribu kepala keluarga tidak mampu.
Program yang menjadi salah satu prioritas Bupati Jember Muhammad Fawait itu akan menghadirkan layanan kesehatan langsung ke rumah warga, sehingga masyarakat rentan dapat memperoleh pelayanan medis tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.
Bupati Fawait menjelaskan, program ini telah melalui tahap uji coba di sejumlah wilayah dan akan didukung sekitar 1.200 tenaga kesehatan. Menurutnya, kehadiran dokter keluarga merupakan upaya menghadirkan keadilan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu di Kabupaten Jember.
Pada tahap awal, layanan homecare diprioritaskan bagi lansia tunggal yang menderita sakit berkepanjangan, ibu hamil berisiko tinggi dari keluarga tidak mampu, anak penyandang stunting dan disabilitas, serta warga kurang mampu dengan penyakit kronis.
Dalam pelaksanaannya, tim homecare akan melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah pasien. Jika diperlukan penanganan lebih lanjut, pasien dapat berkonsultasi dengan dokter umum maupun dokter spesialis melalui layanan telemedicine. Tim juga akan mengawal pemberian obat hingga proses rujukan ke puskesmas atau rumah sakit apabila dibutuhkan.
Bupati optimistis seluruh persiapan sumber daya manusia, sarana, dan prasarana hampir rampung. Dengan dukungan 50 puskesmas dan sekitar 1.200 tenaga kesehatan, program ini diharapkan mampu menjangkau sedikitnya 50 hingga 100 ribu kepala keluarga tidak mampu pada tahap awal. Sekaligus memastikan setiap keluarga sasaran memiliki akses terhadap layanan dokter keluarga secara berkelanjutan.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.