HOMECARE JADI HARAPAN BARU, PENYANDANG DISABILITAS JEMBER UNGKAP KENDALA YANG SELAMA INI TERABAIKAN

HOMECARE JADI HARAPAN BARU, PENYANDANG DISABILITAS JEMBER UNGKAP KENDALA YANG SELAMA INI TERABAIKAN

HOMECARE JADI HARAPAN BARU, PENYANDANG DISABILITAS JEMBER UNGKAP KENDALA YANG SELAMA INI TERABAIKAN

Seorang penyandang disabilitas menjadi sorotan dalam forum serap aspirasi di Balai Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Rabu (29/7/26). Abdul Azis, warga setempat, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember atas program Homecare yang dinilai mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan bagi penyandang disabilitas.

Di hadapan Bupati Jember Muhammad Fawait dan para peserta, Azis menilai program Homecare menjadi jawaban atas kebutuhan penyandang disabilitas yang selama ini kerap menghadapi kendala akses layanan kesehatan. Ia berharap program tersebut terus berlanjut dan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Selain menyampaikan rasa terima kasih, Azis juga mengingatkan pentingnya perhatian pemerintah terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas. Menurutnya, dukungan tidak hanya berhenti pada pelatihan atau bantuan keterampilan, tetapi juga perlu disertai akses pemasaran agar kelompok rentan dapat hidup lebih mandiri dan berkelanjutan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait menjelaskan, program Homecare menargetkan sedikitnya 25 ribu kepala keluarga pada tahap awal, termasuk penyandang disabilitas. Program ini diharapkan mampu menghadirkan layanan kesehatan yang setara dengan memiliki dokter keluarga bagi masyarakat kurang mampu.

Melalui Homecare, warga akan memperoleh kunjungan berkala dari tenaga kesehatan, layanan obat dan bantuan logistik, serta fasilitas telemedicine. Program ini juga menjadi pelengkap layanan Universal Health Coverage, sehingga masyarakat tidak lagi terkendala biaya saat membutuhkan pelayanan kesehatan, termasuk dalam kondisi darurat maupun persalinan.

Gus Fawait menambahkan, pemerintah menyadari pelaksanaan program di tahap awal masih berpotensi menghadapi berbagai kendala. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan masukan, kritik, dan pengawasan agar pelaksanaan Homecare terus diperbaiki dan tepat sasaran.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio