Sejumlah mahasiswa Universitas Jember menghadirkan inovasi pembelajaran melalui sebuah permainan digital bertajuk Dirty Ledger. Game edukatif ini mengajak pemain berperan sebagai detektif ekonomi yang bertugas mengungkap berbagai dugaan kecurangan hingga kejahatan keuangan melalui analisis laporan keuangan dan pengumpulan bukti.
Permainan tersebut diperkenalkan dalam kegiatan peluncuran yang digelar di Ruang Gade Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember, Rabu pagi (29/7/26). Dirty Ledger merupakan hasil kolaborasi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis bersama Fakultas Ilmu Komputer UNEJ sebagai media pembelajaran berbasis studi kasus di bidang akuntansi forensik dan investigasi keuangan.
Sesuai dengan namanya, istilah dirty ledger merujuk pada pencatatan keuangan yang tidak valid atau mengandung kejanggalan. Konsep itu kemudian dikembangkan menjadi permainan interaktif dengan sejumlah level, di mana pemain ditantang mengidentifikasi transaksi mencurigakan, mengumpulkan bukti, hingga mengungkap pelaku kejahatan finansial.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember, Isti Fadah, mengapresiasi kreativitas mahasiswa dalam menghadirkan media pembelajaran yang dinilai mampu mengenalkan akuntansi forensik dengan cara yang lebih modern, menarik, dan mudah dipahami.
Sementara itu, Ketua Tim Pengembang Dirty Ledger, Divanolita Naila Paramitha, mengatakan game ini dikembangkan untuk melatih kemampuan berpikir kritis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai bentuk kejahatan keuangan yang kian berkembang.
Setelah melalui proses pengembangan selama sekitar tiga bulan, Dirty Ledger kini memasuki tahap uji coba dengan melibatkan sejumlah perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Dalam waktu dekat, game tersebut dijadwalkan hadir di Google Play Store sehingga dapat diunduh dan dimainkan oleh masyarakat melalui perangkat Android.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.