SEPEKAN JELANG RAMADAN, PERMINTAAN KURMA DI JEMBER MULAI NAIK

SEPEKAN JELANG RAMADAN, PERMINTAAN KURMA DI JEMBER MULAI NAIK

SEPEKAN JELANG RAMADAN, PERMINTAAN KURMA DI JEMBER MULAI NAIK

Sepekan menjelang bulan suci Ramadhan, permintaan buah kurma di sejumlah toko oleh-oleh dan penjual buah kering di Kabupaten Jember mulai mengalami peningkatan signifikan. Penjualan bahkan disebut melonjak hingga 60 persen dibandingkan hari-hari biasa.

Pantauan di beberapa toko kurma di kawasan Kota Jember, Kamis (12/2/26) menunjukkan suasana yang lebih ramai dari biasanya. Warga mulai berdatangan untuk membeli kurma sebagai persiapan menyambut bulan puasa.

Sebagian masyarakat menilai kurma menjadi salah satu hidangan wajib saat berbuka puasa. Karena itu, pembelian sudah dilakukan sejak sepekan sebelum Ramadhan tiba agar tidak kehabisan stok.

Salah satu pembeli, Nailin, mengaku sengaja berbelanja lebih awal di toko langganannya. Selain harganya dinilai terjangkau, lokasi toko yang dekat dengan rumah juga menjadi pertimbangan utama.

Sementara itu, salah satu pedagang kurma di Jalan Samanhudi, Kaliwates, Alwi Al Habsji menyebut lonjakan penjualan sudah terlihat sejak awal pekan ini. Di tokonya, omzet penjualan tercatat meningkat sekitar 60 persen dibandingkan hari normal.

Untuk jenis yang paling diminati, kurma asal Mesir masih menjadi favorit karena harganya relatif ramah di kantong. Kurma Mesir dijual mulai dari Rp220.000 per karton berisi 10 kilogram. Sedangkan kurma jenis ajwa menjadi varian dengan harga tertinggi, mencapai Rp800.000 per karton lima kilogram.

Pedagang juga mengungkapkan, kebijakan pembatasan impor buah sempat mempengaruhi ketersediaan stok. Meski demikian, hingga saat ini distribusi dan penjualan kurma di Jember masih terpantau stabil. Dengan tingginya antusiasme masyarakat, pedagang memperkirakan permintaan kurma akan terus meningkat hingga memasuki awal Ramadhan.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio