KEMARAU PANJANG, YONIF 509 JEMBER GELAR SALAT ISTISQA MOHON TURUN HUJAN

KEMARAU PANJANG, YONIF 509 JEMBER GELAR SALAT ISTISQA MOHON TURUN HUJAN

KEMARAU PANJANG, YONIF 509 JEMBER GELAR SALAT ISTISQA MOHON TURUN HUJAN

Kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia memicu kekhawatiran terhadap ketersediaan air bersih dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan. Di Kabupaten Jember, dampak kekeringan juga dirasakan masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menyikapi kondisi tersebut, Batalyon Infanteri 509/Balawara Yudha Kostrad menggelar salat istisqa dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan yang membawa keberkahan. Kegiatan ini dilaksanakan selepas salat Jumat di Masjid Al Hikmah, lingkungan Markas Komando setempat.

Kegiatan tersebut diikuti seluruh anggota Batalyon Infanteri 509/Balawara Yudha bersama masyarakat di sekitar markas. Melalui salat istisqa, para prajurit dan warga memanjatkan doa agar kemarau segera berakhir, sumber air kembali terisi, serta masyarakat dijauhkan dari bencana akibat kekeringan.

Pelaksana Harian Komandan Batalyon Infanteri 509/Balawara Yudha, Mayor Inf Sigit Satria, mengatakan salat istisqa dan doa bersama ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan allah SWT di tengah kondisi kemarau berkepanjangan.

Menurutnya, ikhtiar tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara prajurit dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap dampak kekeringan yang dirasakan di berbagai daerah.

Ancaman kemarau panjang tidak hanya berkaitan dengan berkurangnya ketersediaan air. Kondisi lahan dan vegetasi yang mengering juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, termasuk di sejumlah wilayah Kalimantan dan daerah lainnya di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Batalyon Infanteri 509/Balawara Yudha berharap hujan segera turun sehingga kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi, lahan pertanian kembali mendapatkan pasokan air, serta risiko kebakaran akibat kondisi kering dapat berkurang. Di tengah tantangan musim kemarau, doa dan ikhtiar bersama diharapkan menjadi penguat bagi masyarakat untuk menghadapi situasi tersebut.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio