Pelaksanaan program homecare bagi warga tidak mampu di Kabupaten Jember ternyata tidak hanya berdampak pada peningkatan layanan kesehatan. Program ini juga menjadi pintu masuk bagi pemerintah daerah untuk menemukan dan menangani persoalan kemiskinan secara lebih menyeluruh.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, Selasa (4/8/26) mengatakan penerima layanan homecare saat ini diprioritaskan bagi warga tidak mampu yang masuk kategori desil satu dan telah terdata. Melalui kunjungan langsung ke rumah-rumah warga, pemerintah dapat melihat secara langsung wajah kemiskinan di Kabupaten Jember beserta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurut Gus Fawait, saat tim homecare melakukan pemeriksaan kesehatan beberapa waktu lalu, petugas menemukan dua lansia tunggal yang tinggal di rumah dengan kondisi rusak berat. Setelah mengetahui kondisi tersebut, pemerintah daerah langsung bergerak melakukan perbaikan rumah melalui koordinasi dengan pemerintah desa.
Selain itu, Bupati juga meminta pemerintah desa memastikan kebutuhan pangan kedua lansia tersebut tetap terpenuhi. Bantuan sembako pun disalurkan agar mereka tidak mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Gus Fawait menilai, efek domino dari program homecare sangat besar. Tidak hanya membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan di rumah, tetapi juga membuka fakta mengenai kondisi kemiskinan yang sebenarnya. Sehingga pemerintah dapat memberikan penanganan yang lebih cepat, tepat, dan menyeluruh sesuai kebutuhan warga.
Melalui program ini, warga tidak mampu dengan kriteria seperti lansia tunggal, ibu hamil berisiko tinggi, balita stunting, penyandang penyakit kronis, hingga penyandang disabilitas, tidak lagi harus datang ke fasilitas kesehatan. Tim homecare akan mendatangi rumah mereka untuk memberikan pelayanan sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan sosial yang membutuhkan intervensi pemerintah.
Bupati berharap pendekatan terpadu melalui program homecare mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga kesejahteraan sosial. Dengan penanganan yang lebih cepat dan tepat sasaran, pemerintah daerah optimistis kualitas hidup warga terus meningkat sekaligus dapat mengurai benang kusut kemiskinan di Kabupaten Jember.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.