Isu penurunan harga gabah di tingkat petani saat masa panen menjadi perhatian serius pemerintah, terutama di tengah berlangsungnya penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.
Kepala Bulog Jember, M Ade Saputra, Jumat (27/3/2026) menegaskan, saat ini Bulog menjalankan dua tugas sekaligus, yakni menyalurkan bantuan pangan pemerintah dan tetap menyerap gabah hasil panen petani.
Ade menjelaskan, Bulog tetap membeli gabah petani dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu Rp6.500 per kilogram. Langkah ini dilakukan agar harga gabah di tingkat petani tidak mengalami penurunan saat panen raya.
Untuk menjaga harga tetap stabil, Bulog juga menyiapkan langkah jemput gabah langsung ke petani, seperti yang dilakukan pada tahun sebelumnya. Selain itu, Bulog juga menggandeng mitra maklon yang ada di Jember agar proses penyerapan gabah bisa berjalan lebih cepat.
Ade menambahkan, dalam tiga bulan terakhir serapan gabah petani sudah mencapai sekitar 105 ribu ton, atau setara dengan 52 ribu ton beras. Dari target 84 ribu ton beras, capaian tersebut sudah menyentuh sekitar 50 persen dan dipastikan masih akan terus berjalan hingga akhir tahun.
Melalui langkah tersebut, Bulog berharap harga gabah petani tetap terjaga sekaligus penyaluran bantuan pangan pemerintah kepada masyarakat dapat berjalan lancar.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.